Sabtu, 29 April 2017

Baca e-book di Scoop

scoop


Bulan ini pengeluaran mengejutkan dompetku 😑, karena ternyata udah banyak belanja buku, hingga batas limit. Aneh aja, bukan sebel malah seneng tapi ya kaget gimana gitu, diinget – inget lagi ya emang pengeluaran bulan ini banyak belanja buku, pleasure guilty banget ya kalau ngomongin buku😕.

Bulan ini juga mulai memunculkan kebiasaan baru yaitu baca e-book, meskipun kadang lupa kalau sudah install aplikasi e-book, dan akhirnya jadi timbunan e-book😅. Aplikasi yang aku miliki adalah Scoop. Ceritanya nih, aku menang kuis yang diadakan oleh Scoop di twitter, dapat hadiah yaitu langganan Scoop Premium selama sebulan (exp. Bulan Juni) dan voucher buku. Sebenarnya iseng sih ikutan kuisnya, sekaligus penasaran gimana rasanya baca e-book di Scoop.

Scoop tak hanya menyediakan buku digital, tetapi juga majalah dan koran, mulai dari majalah masak hingga majalah dewasa. Kebetulan bulan ini ada promo untuk member baru bisa download secara gratis 3 komik Paman Gober (atau ini memang promo regular ya).


Menurutku, harga e-book ini terbilang murah daripada buku fisik, apalagi banyak promo yang bikin harganya semakin miring, pas di kantong untuk anak sekolah. Lebih murah lagi kalau langganan Scoop premium, aku dapat Scoop premium satu bulan, ada kok pilihan untuk berlangganan beberapa bulan. Scoop premium ini semacam kayak kita pinjem buku di perpustakaan, kita bisa membaca buku apapun, secara gratis, selama sebulan (tergantung berapa bulan kamu berlangganan Scoop premium). Meskipun ada kata – kata baca secara gratis, tapi untuk novel atau majalah tertentu, ada sih buku yang memang harus dibeli meskipun kita sudah langganan Scoop premium.

akun scoop

Untuk penyimpanan, Scoop menggunakan dua alternatif penyimpanan, disimpan di device atau cloud. Nah, untuk yang satu ini, aku kurang paham bagaimana menyimpan lewat cloud. Karena saat download, langsung download aja, nggak ada pilihan apakah disimpan di device atau cloud, untuk komik Paman Gober disimpan di cloud, untuk buku yang lainnya disimpan di device. Mungkin ada teman – teman yang tahu gimana caranya nyimpan di cloud punyanya Scoop. Meskipun nggak makan banyak memory untuk setiap buku yang di download, tapi ya lumayan lah ya kalau bisa disimpan di cloud. Smartphone-ku memiliki ROM 16GB, bisa banget untuk download banyak buku. Tapi ya waktu untuk membacanya yang belum sempat.

Kalau baca e-book, rasanya butuh layar yang lumayan lebar, smartphone-ku layarnya kurang lebih 5” kurang nyaman untuk baca e-book, harus akun zoom in biar gede – gede tuh tulisan. Mungkin kalau baca lewat tab lebih nikmat bacanya. Semoga saja bisa beli e-reader yaaaa..💖💖

sebagian koleksi.

Menurutku sih, membaca buku fisik amat sangat tak terkalahkan, sentuhan dan bau buku rasanya gimana gitu ketimbang baca e-book. Tetapi, punya e-book juga bagus, karena harganyaaaa muraaah. Dan praktis kalau dibawa kemana – mana, secara akunya sering menggunakan trasportasi umum, jadi baca e-book ketimbang bosen di jalan.

cara pembayaran

Saat punya Scoop premium malah lebih banyak download komik ketimbang buku, suka aja warna – warni komik di layar hape, bikin semangat. Untuk pembelian buku di Scoop bisa menggunakan kartu debit atau kredit berlogo Mastercard atau Visa, voucher google atau bank transfer. Ini aku pakai provider smartfren, pilihannya tiga opsi pembayaran, atau memang sama aja ya, meskipun beda provider, untuk pembelian memang ada 3 opsi pembayaran? Aku belum coba beli sih, karena masih menggunakan Scoop premium secara gratis, dapat dari kuis. Kalau teman – teman ingin beli Scoop premium, bisa kok bayarnya pakai bank transfer atau lewat minimarket, karena Scoop termasuk dalam Gramedia group, cara pembayarannya sama saja seperti kalau kita beli buku di Gramedia.com

Coba yuk pakai Scoop baca e-book secara offline, setelah download atau beli buku yang kamu inginkan, bisa dibaca kapan saja dimana saja tanpa harus tersambung internet.

yuuk baca e-book

1 komentar :